Menjadi Pegawai PLN #3 : Tes Kesehatan

Halo guys. Yuk lanjut cerita tentang menjadi pegawai PLN. Bagi yang belum baca edisi pertama dan kedua bisa dibaca dulu.

Oke. Beberapa minggu setelah tes intelejensi dsb, akhirnya ada tes fisik dan kesehatan. Dan seperti biasa, saya mencoba mendaftar di beberapa perusahaan lainnya. Seperti contohnya Pupuk, Telkom, dan masih banyak lagi. Namun semuanya gagal. Tapi akhirnya kabar penerimaan PLN akhirnya datang.

Kali ini panggilannya adalah tes fisik. Tes fisik di sini kebanyakan adalah untuk mengecek bagaimana sih kondisi fisik kita. Apakah ada yang cacat dsb. Tes dilaksanakan di Laboratorium yang berafiliasi dengan PLN.

Tes dimulai dengan pengecekan tinggi badan dan lingkar perut. Ngeceknya biasa aja. Ada petugas laboratorium yang ngecek. Selanjutnya adalah tes keseimbangan. Lalu selanjutnya adalah tes mata.

Setelah itu, tesnya gak biasa. Kita diharuskan melepas semua baju kita dan dicek anggota badan kita. Kita hanya mengenakan baju jas laboratorium. Lalu akhirnya anggota badan kita dicek satu persatu. Dari atas sampai bawah. Dari yang sensitif sampai yang gak sensitif. Apa coba? hehe

Akhirnya kita pulang.

Seminggu setelahnya ada panggilan untuk tes kesehatan. Teman-teman saya banyak yang gak lolos. Kebanyakan emang yang gendut-gendut.

Selanjutnya saya harus mengikuti tes seminggu setelahnya di tempat yang sama. Sebelum tes, kita diharuskan untuk puasa. Tidak boleh makan dan minum sejak jam 9 malam di hari sebelumnya.

Rangkaian tes kesehatan kali ini adalah tes bagian dalam tubuh kita. Seperti contohnya asam urat, kolesterol, detak jantung, kondisi telinga, ronsen, dan tes gula darah. Kita diambil darahnya sebelum makan dan sesudah makan.

Oke mungkin itu aja tes fisik dan kesehatan. Dan tahukah kamu? bahwa kalo dihitung-hitung, peserta banyak yang berguguran di tahapan ini.

Sedikit tips bagi kamu yang akan mengikuti tes PLN adalah, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan. Nggak ngerokok adalah salah satu poin plus. Karena semuanya akan terdeteksi. Berhenti merokok kalo kamu perokok. Selain itu jangan lupa olahraga. Karena hal ini sangat penting.

Oke sekian. Semoba bermanfaat. 🙂

satriahelmy

Blogger

2 Comments

  1. Artikelnya bagus dan mudah untuk di pahami serta enak di baca,,terimakasih kepada penulis yang telah menulis artikel ini,,bermanfaat bagi banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *