Menjadi Pegawai PLN #7 : OJT

Halo guys! Sepertinya lama banget ya gak nulis tentang tema ini. Terkahir nulis yaitu tentang gimana pembidangan di udiklat bogor. Sebuah pengalaman selama 2 bulan yang cukup indah untuk dikenang tapi cukup malas untuk diulang. hehehe.

Selanjutnya, salah satu fase hidup yang harus dijalani oleh siswa Prajabatan adalah menjalani OJT. OJT atau On The Job Training adalah sebuah fase di mana kita bekerja seperti layaknya karyawan biasa. Atau bisa dibilang magang atau percobaan.

Saya berkesempatan untuk OJT di PLN Kantor Pusat, di Trunojoyo Jakarta Selatan. Di Divisi Sistem dan Teknologi Informasi atau bisa disebut DIV STI.

Oiya, perlu juga saya ceritakan, bahwa ada jangka waktu sekitar 1 minggu dari pembidangan ke OJT. Jadi saya sudah bisa cari kosan dan pulang untuk rehat sejenak.

Saya ngekos bertiga. Saya, Rezpa dan Febri. Mereka berdua teman tidur saya selama kurang lebih 2-3 bulan. Kos di daerah Cipete. Satu kamar bertiga, harganya 2 juta sebulan. Full AC, kamar mandi dalam tapi gak ada TV.

Masalah kerjaan, emang gak ada tugas rutin kaya orang biasanya. Tapi dateng-dateng kita disuruh milih mau ke bagian mana. Ada Pengembangan, Perencanaan, Pengendalian, Pengelolaan dan Infrastruktur. Kepala Divisinya yaitu Pak Agus Sutiawan dan sampai sekarang masih menjadi Kadiv STI.

Sudah bisa ditebak, saya masuk di Pengembangan. Langsung dapat tugas untuk ngoding tentang Pemesanan Layanan Harian yang kerennya disebut dengan DSA (Daily Service Application). Bahasa Pemrogramannya PHP dan databasenya MySQL.

Saya satu tim dengan Rezpa, Renisa dan Febri.

Koder semua.

Selain itu, saya juga ngembangin aplikasi Simapro Mobile dengan tim. Udah ada aplikasi webnya, kita bagian bikin versi mobilenya aja.

Sehari-hari di kantor pusat ya ngoding.

Di weekend biasanya kami tidur, kalo gak gitu CFD, atau sesuatu yang biasa dilakukan oleh anak yang baru kenal ibukota: jalan-jalan.

View this post on Instagram

Akhirnya olahraga #antiwacana #cfd

A post shared by Helmy Satria Martha Putra (@satriahelmy) on

View this post on Instagram

Alhamdulillah cfd #monas #minggusehat

A post shared by Helmy Satria Martha Putra (@satriahelmy) on

Teman-teman banyak yang ngajak ke tempat-tempat yang ga ada di kota lain. Seperti museum, mangrove, monas, dsb.

Sampai akhirnya ujian tiba.

Kami ujian di Udiklat bogor dan alhamdulillah lulus. Sampai akhirnya kami harus mengetahui lokasi hidup kami selanjutnya yaitu pengumuman penempatan.

satriahelmy

Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *