Movie Review : Susah Sinyal

Akhir-akhir ini banyak banget film yang pengen saya tonton. Beberapa di antaranya antara lain Susah Sinyal, Ayat-ayat Cinta, Pitch Perfect 3, Jumanji dan mungkin Surat Cinta untuk Starla. Dan akhirnya pilihan saya jatuh ke Susah Sinyal.

Film ini adalah karya Ernest Prakasa. As you know, Ernest berhasil banget di film Cek Toko Sebelah. Btw yang belum baca ceritanya silakan cek di sini –> Review Cek Toko Sebelah

Sebelum lanjut, lihat dulu yuk trailernya:

Ada banyak pemain alumni Cek Toko Sebelah yang main lagi di sini. Tapi ada juga beberapa wajah baru. Cast nya antara lain :

Adinia Wirasti, Aurora Ribero, Ernest Prakasa, Refal Hadi, Valerie Thomas, Niniek L. Karim, Chew kinwah, Asri Welas, Abdur Arsyad, Arie Kriting, Gisella Anastasia, Gading Marten, Dodit Mulyanto, Aci Resti, Darius Sinathrya, Ge Pamungkas, Angie Ang, Beby Tsabina, Selfi Nafilah, Slamet Rahardjo.

Film ini bercerita tentang seorang pengacara bernama Ellen (Adinia Wirasti) yang punya anak bernama Kiara(Aura Ribero). Ellen sudah lama cerai sama suaminya. Karir cemerlang Ellen di dunia pengacara ternyata berbanding terbalik dengan hubungannya dengan anaknya. Kiara lebih sering bersama neneknya daripada dengan Ellen. Sampai akhirnya neneknya meninggal dan Kiara merasa tidak punya teman lagi.

Kiara merasa terguncang, dan Psikolog menyarankan agar Ellen mengajak Kiara untuk berlibur. Dan destinasi yang Kiara pilih adalah Sumba. Dan inilah filosofi susah sinyal yang dimaksud. Di Sumba sangat jarang banget koneksi dan akhirnya mereka banyak menghabiskan waktu bersama. Kiara senang.

Kiara ini adalah seorang yang punya impian jadi penyanyi. Ia mengikuti audisi. Ia berharap mamanya datang untuk melihat. Tapi its getting worse, Ellen malah terjebak di situasi sulit dan harus menghadiri sidang clientnya.

Bagaimana kelanjutannya? silakan cek bioskop terdekat ya 🙂

Good Movie, Good Purpose

Mungkin ada hubungannya antara tanggal rilis yang berdekatan dengan hari ibu. Pesan dari film ini adalah bagaimana menjalin hubungan yang baik antara anak dan ibunya. Cocok untuk ditonton sama ortu terutama Ibu Kamu.

Kocak

Seperti film sebelumnya, bumbu kocak juga hadir di film ini. Beberapa part lucunya adalah :

Adanya tokoh Ibu Iwan (rekan ellen) yang terus menanyakan tentang kebutuhan pernikahan dan sangat bawel.

Adanya tokoh Ge Pamungkas yang selalu trauma sama apapun dan menganggap bahwa tiap hari dalam hidupnya adalah hari anniversarry dengan istrinya.

Adanya tokoh petugas di Sumba yang sangat lucu. Dua orang akamsi (anak kampung sini) bisa dilihat di Trailer.

Jangan minta maaf kalo nggak benar-benar tulus

Ini salah satu pesan yang ada di film susah sinyal. Jangan minta maaf kalo benar-benar tidak tulus.

Anyway itu dulu ya. Kalo ada kepikiran nanti ditambahin lagi. See you next review 🙂

 

Comments

comments

satriahelmy

Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *