
Halo guys. Kemarin saya berkesempatan nonton Cek Toko Sebelah. Hal ini bermula dari testimoni beberapa kawan yang bilang kalo film ini bagus. Dan overall cukup puas kalo nonton film ini. Hahaha
Yang belum tahu, bisa dilihat lah trailernya.
Cerita berkisah tentang seorang anak keturunan cina bernama Erwin (Ernest) yang memiliki kakak bernama Yohan (Dion Wiyoko) dan ayah bernama Koh Afuk(). Koh Afuk adalah seorang pemilik toko kelontong yang laris manis.
Kedua anaknya memiliki kehidupan yang bertolak belakang. Sang kakak adalah seorang fotografer serabutan yang memiliki masa lalu kelam setelah ditinggal wafat ibu mereka. Beruntung ia hidup bersama istrinya (Adinia Wirasti) yang setia mendampinginya.
Sedangkan sang adik mempunyai hidup yang lebih sempurna. Kuliah di luar negeri hingga kini mempunyai pekerjaan yang sangat mapan. Apalagi ditambah memiliki kekasih cantik (Gisella Anastasia) yang juga datang dari kelas atas.
Suatu hari Koh Afuk terserang penyakit dan sadar bahwa ia tak bisa selamanya mengurus toko kelontongnya. Ia lalu meminta Erwin untuk mengurus toko, padahal sang adik itu sedang menghadapi tawaran masa depan yang lebih cerah yaitu berkantor di Singapura.
Yohan jelas tak terima ayahnya lebih memilih adiknya daripada dia. Padahal sebagai anak sulung, Yohan merasa lebih berhak terhadap toko tersebut. Koh Afuk memang memiliki hubungan tak akur dengan Yohan karena masa lalu putra sulungnya tersebut yang penuh masalah, sehingga kepercayaannya tak datang ke anaknya itu.
Padahal Yohan memiliki niat yang tulus untuk meneruskan toko kelontong milik keluarganya tersebut. Sedangkan Erwin sendiri mengalami dilema sebenarnya lebih memilih meneruskan kariernya di luar negeri.
Lalu bagaimanakah kelanjutannya?
Humor Segar
Untuk yang satu ini saya akui kalo film ini punya humor yang sangat segar. Salah satunya ada anaknya Pak Jokowi. Lalu apa yang berjalan sangat spontan layaknya stand up comedy. Selain itu, alur humor yang dibangun dan dibuat nyambung dengan lawakan yang ada pada beberapa scene sebelumnya. Jadi penonton langsung nyadar bahwa “oh Iya”
Cerita Fenomena Etnis Tionghoa
Bisa dibilang film ini mengadopsi salah satu fenomena dari etnis Tionghoa bahwa banyak sekali orang yang sekolah tinggi-tinggi dan akhirnya mengurus toko warisan keluarga. Fenomena ini digarap dengan sangat ciamik oleh Ernest Prakasa.
Feel good movie
Kalo bisa dibilang ini film adalah salah satu film feel good movie. Bukan sebuah film yang bikin “kyaaa kyaaaaa!!!”. Tapi cukup membuat penonton ngerasain feel goodnya. Drama yang ada dipadu dengan humor yang mantap. Sangat salut untuk film satu ini.
Ada beberapa scene yang saya ambil dari IGnya @ernestprakasa. Beberapa menggambarkan keseruan adegan film ini. Check this out!
Ridiculous story there. What occurred after? Good luck!
mantep
I really love your site.. Pleasant colors & theme. Did you make this web site yourself?
Please reply back as I’m planning to create my very own website and want to learn where you
got this from or exactly what the theme is named. Appreciate it!
thanks!
Simply a smiling visitor here to share the love.
btw great style and design as well as superb post.
Thanks for sharing, this is a fantastic post.Really thank you! Want more.
thanks
You can definitely see your skills in the work you write.
The arena hopes for even more passionate writers like you who
aren’t afraid to say how they believe. At all times follow your heart.
nice. thanks for your support
Awesome post.
thank you
Hey there, You have done an excellent job. I will definitely digg it and personally recommend to my
friends. I’m confident they’ll be benefited from this website.
wow. thank you very much
Good post. I definitely appreciate this site.
Keep writing!
Thank you
There is definately a great deal to know about this subject.
I love all of the points you’ve made.
thanks!
This is my first time pay a quick visit at here and i am genuinely impressed to
read all at alone place.
thanks!