Ketika Membicarakan Keburukan Orang Lain

Kadang ketika kita ngobrol sama temen, kita sering bicarain keburukan orang lain. Entah itu benar atau tidak. Biasanya diawali dengan

Bukan bermaksud menjelekkan dia tapi kenyataannya“.

Selain itu ada juga yang kaya gini

Bukan bermaksud mengungkit tapi dia itu….

Yang namanya ngomongin keburukan orang lain adalah sebuah kenikmatan. Gabisa disangkal. Bahkan yang nulis juga sering.

Tapi ternyata ngomongin kejelekan orang itu ternyata bahaya loh guys.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?”
Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.”
Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?”
Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.”
(HR. Muslim no. 2589).

Nah loh. Kalo bener ternyata ghibah, kalo salah berarti fitnah.

Bahkan ada juga pepatah “Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan”. Kalo misalnya pembunuhan aja hukumannya hukuman mati. Lalu fitnah harusnya dihukum lebih kejam dong ya.

Ya intinya sama-sama instrospeksi diri. Minimal dikurangi. Kalo bisa dihilangkan. Semoga kita terhindar dari hal-hal demikian.

satriahelmy

Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *