Pengalaman STO in English

sto2

Hello fellas!

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti ajang inovasi STO In English. STO adalah kepanjangan dari Science and Technology Olympiad. Dan sesuai namanya? Perlombaan ini diadakan dengan bahasa Inggris. Konon STO sendiri diadakan setiap tahunnya memperingati Hari Listrik Nasional.

Seleksinya awalnya adalah seleksi paper. Jadi seluruh unit harus mengirimkan paper. Setelah itu, ada 49 unit yang dipanggil untuk melaksanakan penyisihan. Penyisihannya dibagi menjadi 2 lomba. Antara lain presentasi dan debat. Oiya, ada juga lomba yel-yel.

Pendaftaran Awal

Pada masa ini sebenernya ada keinginan buat ikut. Tapi akhirnya menjadi malas mendekati hari H. Karena kerjaan yang emang sangat padat. Selain itu juga gak ada tim. Akhirnya h-3 hari pengumpulan terbentuklah tim. Saya, Mbak Fafa dan Mbak Kesia.

H-2, akhirnya ada ide. Tapi pas diusulin ke SPV katanya idenya udah ada. Akhirnya H-1 ganti ide. H-1 kebetulan Mbak Kesia dinas. Alhasil kami harus bekerja secara remote. Dan akhirnya, papernya dikumpulin.

Dipanggil!

Akhirnya setelah beberapa minggu akhirnya dipanggil juga untuk ikut ke penyisihan. Kita dikasih surat panggilan dan booklet yang isinya adalah teknis pelaksanaan. Akhirnya kita nyiapin semuanya mulai dari PPT, presentasi sampai yel-yel.

Penyisihan pun dimulai

Penyisihan pun dimulai. Hari pertama kita adu yel-yel sama Technical Meeting. Kita semua dari seluruh unit menampilkan yel-yel masing-masing. Ada yang pake tarian adat, ada juga yang Cuma seadanya. Kami gak mau kalah, pake baju adat Kalimantan Timur. Hasilnya seperti ini :

Hari selanjutnya adalah presentasi. Kita dikasih waktu 5 menit untuk menampilkan presentasi. Dan tentu saja pake bahasa Inggris. Juju raja deg-deg an. Apalagi dilihat sama orang-orang hebat. Jurinya ada bulenya, ada mas Iqbal yang juara debat, lalu ada juga mantan GM PLN Corporate University yang punya kompetensi warbiayasah dan double degree.

Dan hari ketiga adalah debat. Di hari sebelumnya kita dikasih mosi yang harus kita debatkan dengan unit lain.

Butiran Jasjus

Sungguh sangat terpukau lihat penampilan unit lain. Semuanya sangat-sangat well prepared. Lalu berpikir. Kenapa saya gak kaya gitu mikir gitu ya? sangat out of the box. Ada yang drama, ada yang story telling. Mungkin ada yang gak nyambung sama produknya. Tapi ya mereka sangat-sangat do the best.

Berada di kompetisi ini menjadi sebuah pengalaman yang berharga. Lalu berpikir, mungkin bisa dijadikan pelajaran tahun depan. Entah untuk saya atau rekan-rekan saya yang berniat untuk kompetisi ini.

Pelajaran

Ceileh pake pelajaran segala. Emang komen webtoon? wkwk. Jadi dari perjalanan STO yang saya alami antara lain.

Belajar Lebih Banyak Tentang Isu PLN

Akhirnya belajar banyak banget isu-isu di PLN. Begitu banyak banget yang saya pelajari. Banyaknya mosi debat yang harus dipelajari means, saya harus tahu topiknya itu seperti apa dan mencari data-data penunjang untuk menguatkan debat. Automatically, akhirnya nyambung juga kalo sekarang ngomong sama orang tentang PLN.

Kreatif dan Persiapan

Begitu banyak yang harus dilakukan. Banyak yang harus disiapkan kalo emang pengen berkompetisi lebih jauh. Ide bisa dicari, tapi menyampaikan dengan baik dan diterima oleh orang lain adalah sebuah tantangan tersendiri. Sungguh terlihat tim-tim yang berlatih dengan sangat matang. Bahkan ada yang menyewa mentor. Pake baju adat yang mungkin sangat berat dan gak nyaman. Tapi untuk sebuah performance, mereka rela melakukannya.

Keep sharpen softskill

Ngasah softskill benar-benar sangat dibutuhkan. Apalagi untuk menjawab tantangan global. Emang betul stereotipe orang IT itu have less in softskill. Dan saya pengen keluar dari stigma tersebut. Orang IT bisa juga loh supel dan memimpin orang lain.

Okay. That is. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like