Bakti untuk Lombok

Halo guys!!

As we know Lombok beberapa bulan belakangan emang lagi rapuh. Gempa besar yang mengguncang Lombok membuat keadaan di sana menjadi tidak baik-baik saja.

PLN dan RSCM berinisiatif untuk bikin program Bakti untuk Lombok yang udah berjalan mulai dari Senin(10/9) sampai Rabu(12/9) ini.

Rombongan berangkat dari Jakarta pada hari Senin yang terdiri dari 2 orang Direksi RSCM, 5 orang dokter spesialis, 8 orang dokter Pendidikan Spesialis, 2 dokter umum dan 2 orang farmasi.

Tim melakukan pembagian paket bantuan peralatan medis standar dan obat-obatan ke 4 puskesmas di Kabupaten Lombok Utara, yaitu

  • Puskesmas Senaru
  • Puskesmas Bayan
  • Puskesmas Santong, dan
  • Puskesmas Kayangan

Dari keempat puskesmas ini, seluruh bagunan puskesmas mengalami kerusakan hingga hancur total. Hanya puskesmas Bayan yang masih memiliki sedikit ruangan gedung yg masih dapat di pergunakan.

Seluruh puskesmas sudah memliki tenda2 layanan kesehatan mulai dari tenda poli, IGD dan rawat inap, serta tenda KIA. Pasien rawat inap sudah tidak banyak namun masih banyak pasien yg membutuhkan pelayanan poli untuk kasus-kasus umum.

Di puskesmas santong hanya terdapat 2 tenaga bidan dan 2 tenaga perawat yang bergiliran jaga. Seharusnya ada 3 bidan, namun 1 bidan yang merupakan tenaga sukarela, menjadi korban meninggal akibat gempa pada saat melakukan pelayanan di gedung puskesmas yang saat ini sudah hancur total.

Selain permasalahan tenaga. Permasalahan logistik untuk pelayanan seperti alat minor surgery, partus set dan nebulasi tampak sangat dibutuhkan. Karena kasus yang membutuhkan alat-alat ini mulai meningkat.

Permasalahan non-medis yang juga harus menjadi perhatian adalah masalah sanitasi. Kebanyakan posko2 pengungsi di bangun di lahan terbuka yang minim sarana sanitasi. Akses air bersih hampir seluruhnya sudah tersedia. Namun, kelayakan MCK atau jumlah yang ada tidak memenuhi standar. Hal ini membuat kasus muntaber meningkat.

Selain itu, petugas medis juga melakukan posko kesehatan di Tanjung

Ada juga tim Dokter Mobile yang berkunjung ke desa yang sulit dan terpencil.

Jumlah pasien yang ditangani oleh Dokter Mobile ini sebanyak 137 pasien. Namun masih terdapat kendala tenaga farmasi yang kurang banyak.

Selain itu yang paling dibutuhkan adalah trauma healing. Terdapat 2 psikiater yang ditugaskan.

Di hari Rabu 12/9 terdapat penyerahan bantuan ke beberapa puskesmas :

A. Puskesmas Gangga, lombok utara
B. Puskesmas Pemenang, lombok utara
C. Puskesmas Nipah, lombok utara
D. Puskesmas Sembalun, lombok timur
E. Puskesmas Belanting, lombok timur

Selain itu tetap ada juga pelayanan pasien di puskesmas tanjung yang melayani 118 pasien.

Dokter mobile juga masih berjalan ke beberapa dusun antara lain Desa Karanangka dan dusun Dasang Tengah desa Teniga.

Catatan yang perlu pemeriksaan lebih lanjut dari pasien :

  1. Dusun Marpayung: ada Pasien dg diagnosa TB aktif, rujuk RS utk diagnostik lanjutan
  2. Dusun Dasan Tengah, desa Teniga: kecurigaan TB paru, rujuk RS utk diagnostik lanjutan.

Yak itu dulu guys beberapa kegiatan dari Bakti untuk Lombok. Btw bagi yang belum sempat bantu sebagai volunteer, atau memberikan bantuan secara materi. Bisa juga bantu dengan doa sob.

Semoga keadaan di sana dapat segera pulih dan dapat beraktivitas secara normal kembali.

Semoga lombok kembali tersenyum.

Comments

comments

satriahelmy

Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *