Perjalanan Nyobain Investasi

Salah satu resolusi saya tahun ini adalah belajar sekaligus nyobain semua jenis investasi dari berbagai macam risiko. Awalnya agak pesimis karena ada pandemi. Tapi ya perlahan-lahan mulai terwujud meskipun dikit-dikit.

1. SBR dan ST

Awal mula saya belajar investasi berawal dari SBR dan ST. Instrumen dari negara yang sudah jelas dijamin oleh negara. Insya Allah akan selalu untung. Tiap bulan udah dapet kuponnya. Memang ini adalah instrumen yang bagus banget kalo ada uang nganggur yang gak dipake dalam kurun waktu 2-3 tahun. Selama ini kuponnya masih lebih besar dari suku bunga BI.

Kelemahan dari instrumen ini adalah kita tidak bisa mengambilnya sewaktu-waktu. Jadi harus ketika periode early redemption atau ketika masa investasi sudah selesai.

2. Reksa Dana

Reksa dana tuh gampangnya adalah, kita menyerahkan uang kita ke manager investasi. Nah MI inilah yang nantinya bakalan menginvestasikan ke instrumen investasi sesuai dengan jenis yang kita pilih. Ada beberapa jenis reksa dana, antara lain Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, dan Reksa Dana Saham.

Ini adalah instrumen yang selalu saya andalkan sampai sekarang. Sempat punya tiga jenis yaitu di RDS, RDPU dan RDPT. Tapi akhirnya sekarang saya cuma ada RDPU. RDPU ini sangat cocok buat kamu yang memang mau belajar investasi. Bisa diambil sewaktu-waktu, dan cenderung untuk terus naik karena diinvestasikan ke instrumen yang risikonya rendah.

Ada banyak banget tempat kita bisa beli reksadana. Pernah nyoba Tokopedia, Bukalapak dan Bibit. Yang paling cepet withdrawnya Tokopedia, Sedangkan, yang paling banyak pilihannya, adalah Bibit. Keunggulan lain Bibit adalah adanya Robo yang bisa mengalokasikan uang kita ke instrumen pilihan Robo sesuai dengan profil risiko kita.

3. Crowdfunding

Saya juga sempat nyoba ikut crowdfunding. Cara kerjanya adalah, kita patungan memberikan pendanaan untuk sebuah proyek, lalu akan diberikan imbal hasil sesuai dengan keuntungan dari proyek tersebut.

Yang pernah saya danai adalah Tanifund dan Ternaknesia. Sayangnya Ternaknesia belum memiliki ijin dari OJK, sedangkan Tanifund sudah. Ada berbagai macam produk yang bisa kita danai. Keuntungannya juga lumayan, antara 12% sampai 15% setahun. TKB nya juga 100%. Sampai saat ini saya belum pernah rugi di Tanifund.

4. Mata Uang Asing

Saya juga pernah mencoba membeli mata uang asing. Saya menggunakan platform Jenius. Ada beberapa mata uang asing yang bisa kita beli, antara lain US Dollar, Dollar Singapura, Poundsterling, Yen, dan masih banyak lagi. Transaksi bisa kamu lakukan di jam kerja dan sesuai dengan kurs pada hari itu.

5. Emas

Saya pernah beli emas secara online. Waktu itu cuma 1 gram saja. Tapi akhirnya saya jual lagi. Karena ada keyakinan saya bahwa membeli emas secara online ada unsur ribanya. Saya sendiri coba menghindari yang ragu-ragu seperti ini. Mungkin saya perlu baca lebih banyak lagi. Hehe.

Kalo mau aman, tentu saja beli emas fisik. Bisa di antam, atau ada juga saat ini yaitu mini gold yang emasnya bisa dibuat dengan kandungan yang sangat kecil bahkan 0.1 gram.

6. P2P Lending

Kalo ini adalah instrumen yang baru-baru ini saya coba. Masih belum dapat return, karena memang baru mulai. Saya menggunakan platform Alami Sharia. Pertimbangan saya adalah akadnya jelas, sudah terdaftar di OJK, dan termasuk dalam invoice financing. Penjelasan Invoice Financing, bisa dilihat di sini https://www.youtube.com/watch?v=X72u_cykyQg.

7. Saham

Terakhir, saya udah mulai untuk nyemplung di saham. Secara gampangnya adalah kita membeli sebuah perusahaan, lalu kita akan mendapatkan keuntungan/kerugian dari perubahan nilai dari saham perusahaan tersebut. Atau biasa kita menyebutnya adalah Capital Gain. Selain itu, keuntungan dari saham ini adalah dari dividen.

Kalo saham ini naik dan turunnya cepet banget. Harus siap mental yang lebih kalo memang mau terjun di saham. Kadang pagi naik, ntar siangnya turun. Sangat terpengaruh dengan sentimen pasar.

Kita harus pas, kapan masuk dan kapan keluar. Memang harus investasi ilmu lebih untuk mengurangi risikonya sendiri.

Penutup

Oke itu saja pengalaman saya berinvestasi sampai sejauh ini. Mungkin akan mencoba beberapa jenis investasi lain sampai akhirnya saya menemukan yang pas. Hehe.

Oke terima kasih semua. Semoga bermanfaat. Kalo kamu, udah investasi di mana aja?

satriahelmy

Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *