Apa itu Reksadana?

apa itu reksadana

Apa itu Reksadana? Beberapa bulan terakhir, topik yang banyak banget dibicarakan di dunia maya adalah tentang investasi dan keuangan. Banyak banget yang berbicara masalah saham dan crypto. Tapi, sayangnya ada salah satu instrumen investasi yang sebenernya mudah banget dan ramah buat pemula. Yaitu Reksadana.

Saya sendiri mulai mencoba reksadana sekitar 3 tahun lalu. Saya membelinya dari marketplace Tokopedia. Iya, memang bukan sebuah hal yang lazim. Tapi karena memang sangat mudah di waktu itu, saya akhirnya membeli di Tokopedia. Namun seiring berjalannya waktu, saya sadar bahwa reksadana ada banyak banget macamnya. Akhirnya saya mencoba membeli di tempat lain di aplikasi Bibit. Selain itu, saya juga pernah membeli di Tanamduit dan Bukalapak juga.

Saya pernah menulis tentang bagaimana membeli reksadana di Tokopedia di tulisan ini dan pengalaman beli reksadana di bibit di tulisan ini.

Apa itu Reksadana

Reksa Dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. Reksa Dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu Reksa Dana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Umumnya, Reksa Dana diartikan sebagai Wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya di investasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Mengacu kepada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27) didefinisikan bahwa Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.
Ada tiga hal yang terkait dari definisi tersebut yaitu, Pertama, adanya dana dari masyarakat pemodal. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek, dan Ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi.

Dengan demikian, dana yang ada dalam Reksa Dana merupakan dana bersama para pemodal, sedangkan manajer investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut.

Jenis-jenis Reksadana

Dilihat dari portfolio investasinya, Reksa Dana dapat dibedakan menjadi:

  • Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Funds)Reksa Dana jenis ini hanya melakukan investasi pada Efek bersifat Utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun. Tujuannya adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Returnnya berkisar 4-6% per tahun.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Funds)Reksa Dana jenis ini melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk Efek bersifat Utang. Reksa Dana ini memiliki risiko yang relatif lebih besar dari Reksa Dana Pasar Uang. Tujuannya adalah untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Returnnya berkisar 7-10% per tahun.
  • Reksa Dana Saham (Equity Funds) Reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk Efek bersifat Ekuitas. Karena investasinya dilakukan pada saham, maka risikonya lebih tinggi dari dua jenis Reksa Dana sebelumnya namun menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi. Returnnya bisa sangat tinggi karena instrumennya di saham.
  • Reksa Dana Campuran (Discretionary Funds)Reksa Dana jenis ini melakukan investasi dalam Efek bersifat Ekuitas dan Efek bersifat Utang.

Kenapa memilih Reksadana?

Karena Sebagian dari kita tidak punya salah satu atau lebih dari 3 hal ini :

  • Waktu – karena kita tidak punya waktu untuk memantau market atau asset investasi kita secara terus menerus
  • Pengetahuan – karena kita tidak punya cukup ilmu tentang produk investasinya biar optimal
  • Uang – karena kita tidak punya uang yang banyak. Bayangin kalo misalnya beli saham yang harus beli satu lot, dengan reksadana, kita bisa mulai beli mulai dari 100 ribu

Keuntungan Reksadana

  • Tidak kena pajak (karena produk investasinya sudah dikenakan pajak)
  • Net return 5 – 30 % per tahun
  • Bisa diperjual belikan kapan saja yang penting hari kerja

Cara Membeli Reksadana

Cara membeli reksadana sangat mudah. Kita bisa membeli bank atau marketplace yang menyediakan pembelian reksadana. Saya sendiri menggunakan Tanam Duit dan Bibit yang sangat mudah digunakan.

Bagi yang berminat menggunakan bibit, bisa menggunakan kode referal helmysatria untuk mendapatkan cashback 25 rb.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

ARCHIVE
KATEGORI